Demo Blog

AHAAIIYYYYY . . bisa update juga.

by Ardhi Subhan Afifi on Nov.22, 2009, under

Andaikan gue punya mesin waktu. gue pasti bakalan balik ke masa lalu, dan mengulang kenangan-kenangan sama temen-temen. Tapi kenyataannya, umur gue terus bertambah dan gue sendiri gag tau kapan bakalan mati.

Gue yang sekarang baru umur 17 tahun. Kalo di fase ini, bisa dibilang saat-saat menyenangkan.

Gue yakin, Setiap remaja pasti punya kesenangan. Gue juga punya, gue paling suka kalo lagi touring pake motor. Tentunya bareng-bareng sama Friends. Terakhir gue touring ke jogja sama temen-temen. Ini cuma salah satunya guys, dan masih banyak lagi yang lain.

pas lagi ke jogja, niatnya pada mau daftar kuliah. tapi kalo gue, cuma ngikut-ngikut aja. gue juga sekalian ngambil baju di percetakan. karna sebelumnya gue sudah pesen baju untuk kelas 12.

ya itung-itung sambil menyelam minum es jeruk.

Gue juga gag lupa mampir ke MALIOBORO. Sejenak gue bisa lupa urusan sekolah (pernah inget juga gag). jalan-jalan, makan-makan, muter-muter, and so on. gue suka kaya gini, malah gue pengen terus kaya gini. Tapi main-main guys. gue ke sana juga karna ada perlu.

Gue di sana juga ketemu sama temen-temen Alumni. Gue salut sama mereka guys, mereka itu care banget sama adek-adek kelasnya. buat temen-temen Alumni, gue mewakili temen-temen yang kemaren pada ke jogja, thak's a lot. Jazzakumulloh khoir.
SEKALI LAGI ! makasih buat temen-temen Alumni. kalo kalian gag care sama kita, pasti kita bakalan bingung mau tidur di mana, mau cari makan yang murah di mana, mau nyari tempat ke mana. bingung setengah mati.

bingung setengah mati? kaya lagunya d masiv yang kaya gini "AKU..BINGUNG..SETENGAH MATI..DI KOTA JOGJA".

ya begitulah, serasa ada ikatan tali yang kuat dengan kita. dan ikatan ini, selamanya gag akan pernah putus. guys, kalian yang pernah di Pondok Miftahussalam Banyumas. jangan pernah coba untuk memutuskan tali ini, selamanya kita adalah KJELUARGA BESAR MIFTAHUSSALAM BANYUMAS.
0 komentar more...

KELOMPOK ILMIAH REMAJA (KIR) MA PPPI MIFTAHUSSALAM BANYUMAS

by Ardhi Subhan Afifi on Nov.22, 2009, under

Banyumas(15/3), Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Pendidikan Islam Miftahussalam Banyumas telah mengadakan penelitian mengenai reptil dan insecta di Objek Wisata "SANGGALURI REPTILE & INSECT PARK" Purbalingga. Dengan jumlah peserta ± 26 santri dan 3 Ustadz/ustadzah pembimbing Kelompok Ilmiah Remaja (KIR), para peserta berangkat dari pondok pesantren pada Pkl. 08.00 WIB. Dengan mengambil rute melewati pinggiran kota Purbalingga, perjalanan menuju lokasi ditempuh dalam waktu ± 1 jam.
4 jam para peserta diberi waktu untuk mencatat dan mengumpulkan data hasil pengamatam yang mereka lakukan selama di lokasi wisata. Para peserta sebelumnya telah dibagi per kelompok (2 orang) agar nantinya pengamatan akan lebih mudah. Kemudian, dari hasil pengamatan yang di dapat dari masing-masing kelompok akan dibuat 1 laporan tunggal yang di koordinir oleh panitia, dan kemudian di koreksi oleh ustadz/ustadzah pembimbing.

Berikut nama pembimbing dan peserta yang mengikuti kegiatan Kelompok Ilmiah Remaja ke "SANGGALURI REPTILE & INSECT PARK" Purbalingga :

PESERTA

1. Agus Tri Widodo
2. Ahmad Mukti A
3. Ambar Nur R
4. Amin Mahmudin
5. Ardhi Subhan Afifi
6. Chairala Lodie
7. Dini Fauziah B
8. Eroni Yahya
9. Fahranie Imanina
10. Fauzan Fikri
11. Fikri Cahya F
12. Ganjar Kurniawan H
13. Ilham Dikara L
14. Ismi Ma'rifat
15. Luthfi Prasetyo H
16. Ma'ruf Falah N
17. Miftahurrohman
18. Nuraina Aristika
19. Rahmat Susanto
20. Rizki Umu Amalia
21. Setiani Rahmawati
22. Singgih Abdul Ghani
23. Yunita Musfiati
24. Yuyun Budiarti
25. Zakaria M Nur Majid


PEMBIMBING

1. Ust. Drs. Nur Abdulloh
2. Ustdh. Nur Chasanah, S.Pd
3. Ustdh. Fajar Isnaeni, S.Pd


0 komentar more...

Cara Menggunakan BitTorrent

by Ardhi Subhan Afifi on Nov.22, 2009, under

Kamu-kamu mungkin sudah mengenal teknologi Peer to Peer atau P2P dimana antar komputer yang terhubung ke internet dapat melakukan transfer file atau saling bertukar file.

Salah satu teknologi P2P yang sedang ramai digunakan adalah Bittorrent atau lebih umum dinamai Torrent.

Bagi kamu-kamu yang sudah mengenal komputer, kata Bittorrent mungkin tidak asing lagi.

Mirip seperti Limewire, Kazaa atau Morpheus yang banyak digunakan sebagai media men-transfer file antar komputer di jaringan internet. Tetapi bagi kamu-kamu yang baru mengenal, mungkin agak bingung mengunakan sistem Bittorrent.

Bittorrent sedikit berbeda dibandingkan software P2P lainnya. Bittorrent tidak memiliki pusat atau central. Software untuk jaringan Bittorrent juga banyak dikembangkan para programmer, dan sifatnya freeware atau gratis. Software pembantu atau disebut juga Client Bittorrent juga banyak dibuat dengan berbagai model.

Apa saja yang didapat dari teknologi Bittorrent tersebut?

Bila software Limewire lebih fokus pada pertukaran file antar komputer dengan komunitas multimedia. Bittorrent memiliki pencarian lebih bebas. Seperti file film, MP3, program, e-Book dan lainnya dimasukan ke dalam list Bittorrent. Mereka yang memiliki file dapat saling bertukar dan mencari melalui situs tertentu seperti thepiratebay.org. Dari daftar list yang ada pada situs maka file dapat diambil dengan mengunakan Bittorrent.

Bagaimana cara kerja sistem Bittorrent

Bittorrent tidak memiliki central komputer. Bila 10 orang memiliki data yang sama, maka file dapat diambil untuk sebuah komputer. Bila komputer netter mendapatkan sebuah file atau ingin mendownload file, maka file pertama diambil dari komputer. Lalu program akan mencari file yang sama dari komputer lain. Sistem Bittorent sederhana, mengunakan hukum siapa yang melakukan upload lebih besar akan mendapatkan kecepatan download lebih besar. Sistem ini menjadi adil, dan memaksakan sebuah komputer harus berbagi dengan komputer lain.

Bittorent juga memiliki keunikan untuk berbagi file. Software akan mencatat pemilik utama dari file yang didownload. Sehingga bila semua komputer atau disebut peer menghilang, sedikitnya ada kesempatan untuk menyelesaikan download file dari komputer utama yang tercatat pada software Bittorrent. Sehingga penguna Bittorrent memiliki kesempatan terakhir mendownload bila peer yang ada menghilang.

Satu fitur yang disebut Seeder. Fitur ini mengutamakan komputer dengan kemampuan upload tinggi. Mendownload dengan fitur Seeder ditujukan untuk memaksimalkan download pada sebuah komputer client Bittorrent saja.

Fitur lain adalah New Peer atau tanpa potongan file yang didownload. Bittorrent memakai cara memotong file dari beberapa komputer lain untuk men-download. Tetapi dengan New Peer, maka file yang didownload hanya diutamakan dari sebuah komputer client Bittorrent. Alasannya bisa saja file yang akan diambil merupakan file langkah yang tidak dimiliki komputer lain. Tetapi mengunakan 1 potong file yang akan didownload, netter harus mengambil file dan secepatnya menyelesaikan proses download. Bila tidak kemungkinan membuat file tidak selesai download karena client Bittorrent yang dituju sudah lenyap.

Secara umum ada 2 langkah untuk mengunakan Bittorrent. Pertama adanya situs atau website yang memberikan daftar nama file. Langkah kedua adalah user Bittorrent dapat mengambil / men-download file tersebut dengan mengunakan client Bittorrent

Tetapi bagaimana mengunakan Bittorrent dengan link dari situs komunitas Bittorrent, di bawah ini adalah penjelasan pengunakan sistem Bittorrent dengan pencarian dari komunitas Bittorrent.

Tahap pertama

Anda harus memiliki software dengan fitur Bittorrent. Software Bittorrent diberikan gratis dengan masing masing fitur dan penampilan berbeda beda.

uTorrent adalah salah satu software kecil sebagai client Bittorrent. Download uTorrent portable.



Tahap kedua
Cari paling mudah adalah mencari data dari situs atau website yang mengumpulkan data Bittorrent. Di bawah ini adalah contoh pencarian dari situs Thepiratebay.org .

Setelah anda mencari file atau data yang diinginkan, maka terdapat link seperti informasi DOWNLOAD THIS TORRENT

Klik pada bagian tersebut lalu simpan file yang diberikan ke dalam sebuah directory.

Tahap ketiga
Aktifkan program client Bittorrent, dan click file yang telah anda download.


Setelah file tersebut diklik maka program client akan menangkap nama file dan tampilan pada gambar di bawah ini menunjukan sebuah nama file yang anda inginkan. Click Ok maka program client akan mendownload file tersebut.



kecepatan Bittorrent
Seberapa cepat untuk kecepatan download sistem Bittorrent tersebut. Hal ini tergantung dari berapa banyak yang memiliki file yang anda ingin download. Contoh pada thread dibawah ini menunjukan software BitSpirit terhubung dengan 17 client Bittorrent lainnya. Artinya file tersebut diambil dari 17 komputer berbeda. Tentu semakin banyak user yang memiliki file maka semakin cepat didownload.



Mengunakan jaringan bebas sebaiknya berhati hati
Bittorrent adalah sistem P2P bebas, artinya komputer anda mungkin tidak terlalu aman bila tidak berhati hati. Bila mendownload file seperti software atau program sebaiknya dihindari, karena selah salah malah komputer anda menjadi korban.

Karena Bittorrent menjadi ajang salah satu media pertukaran virus dan malware via internet. Karena sistem Bittorrent sanga bebas, diartikan juga tidak ada yang menjaga pemakai client dari Bittorrent tersebut. Siapa saja bisa menyebarkan informasi, file atau kontain baik file audio sampai software. Setidaknya anda harus memperhatikan kontain yang diambil dari sistem Bittorrent. Atau anda akan menjadi korban dari beberapa orang yang kurang bertanggung jawab menyebarkan file yang tidak dinginkan.

Nasihat lain adalah mengunakan sistem ini secara bijak. Karena Bittorrent mengutamakan kebebasan, biasanya terdapat kontain yang sifatnya negatif. Memanfaatkan teknologi jaringan bebas akan memudahkan netter memanfaatkan teknologi internet. Tetapi terlalu dalam dan mengambil jalur menyimpang, akan membuang waktu anda terlalu lama di media tersebut.

Di bawah ini daftar dari client Torrent
BitSpirit – Download via www.167bt.com/intl/

Azureus – base Java Download via sourceforge.net

Bittorrent.com

Turbo Torrent

Foxtorrent.com Plugin Firefox

Bitcomet.com

Situs Bittorrent

Torrentscan.com Situs Tracker Torrent.

Mininova.org

Torrentfreak.com

2torrents.com

Torrentz.com

Smaragdtorrent.to

Situs Bittorrent yang aktif dapat dilihat di IsoHunt.
from : http://mudha.wordpress.com/2007/09/11/cara-menggunakan-bittorrent/
0 komentar more...

Asal Usul Mengapa Belanda Menjajah Indonesia Selama 350 Tahun

by Ardhi Subhan Afifi on Nov.22, 2009, under




Tahukah Anda bahwa karena sebuah bukulah maka bangsa Belanda bisa sampai di Nusantara dan melakukan penjajahan atas bumi yang kaya raya ini selama berabad-abad? Buku tersebut berjudul "Itinerario naer Oost ofte Portugaels Indien", yang ditulis Jan Huygen van Linshoten di tahun 1595. Inilah kisahnya:

Jauh sebelum Eropa terbuka matanya mencari dunia baru, warga pribumi nusantara hidup dalam kedamaian. Situasi ini berubah drastis saat orang-orang Eropa mulai berdatangan dengan dalih berdagang, namun membawa pasukan tempur lengkap dengan senjatanya. Hal yang ironis, tokoh yang menggerakkan roda sejarah dunia masuk ke dalam kubangan darah adalah dua orang Paus yang berbeda. Pertama, Paus Urbanus II, yang mengobarkan perang salib untuk merebut Yerusalem dalam Konsili Clermont tahun 1096. Dan yang kedua, Paus Alexander VI.

Dalam tempo beberapa tahun saja, Belanda telah menjajah Hindia Timur dan hal itu berlangsung lama hingga baru merdeka pada tahun 1945
Perang Salib tanpa disadari telah membuka mata orang Eropa tentang peradaban yang jauh lebih unggul ketimbang mereka. Eropa mengalami pencerahan akibat bersinggungan dengan orang-orang Islam dalam Perang Salib ini. Merupakan fakta jika jauh sebelum Eropa berani melayari samudera, bangsa Arab telah dikenal dunia sebagai bangsa pedagang pemberani yang terbiasa melayari samudera luas hingga ke Nusantara.

Bahkan kapur barus yang merupakan salah satu zat utama dalam ritual pembalseman para Fir’aun di Mesir pada abad sebelum Masehi, didatangkan dari satu kampung kecil bernama Barus yang berada di pesisir barat Sumatera tengah. Dari pertemuan peradaban inilah bangsa Eropa mengetahui jika ada satu wilayah di selatan bola dunia yang sangat kaya dengan sumber daya alamnya, yang tidak terdapat di belahan dunia manapun.


Negeri itu penuh dengan karet, lada, dan rempah-rempah lainnya, selain itu Eropa juga mencium adanya emas dan batu permata yang tersimpan di perutnya. Tanah tersebut iklimnya sangat bersahabat, dan alamnya sangat indah. Wilayah inilah yang sekarang kita kenal dengan nama Nusantara. Mendengar semua kekayaan ini Eropa sangat bernafsu untuk mencari semua hal yang selama ini belum pernah didapatkannya.


Paus Alexander VI pada tahun 1494 memberikan mandat resmi gereja kepada Kerajaan Katolik Portugis dan Spanyol melalui Perjanjian Tordesillas. Dengan adanya perjanjian ini, Paus Alexander dengan seenaknya membelah dunia di luar daratan Eropa menjadi dua kapling untuk dianeksasi. Garis demarkasi dalam perjanjian Tordesilas itu mengikuti lingkaran garis lintang dari Tanjung Pulau Verde, melampaui kedua kutub bumi. Ini memberikan Dunia Baru kini disebut Benua Amerika kepada Spanyol. Afrika serta India diserahkan kepada Portugis.


Paus menggeser garis demarkasinya ke arah timur sejauh 1.170 kilometer dari Tanjung Pulau Verde. Brazil pun jatuh ke tangan Portugis. Jalur perampokan bangsa Eropa ke arah timur jauh menuju kepulauan Nusantara pun terbagi dua. Spanyol berlayar ke Barat dan Portugis ke Timur, keduanya akhirnya bertemu di Maluku, di Laut Banda. Sebelumnya, jika dua kekuatan yang tengah berlomba memperbanyak harta rampokan berjumpa tepat di satu titik maka mereka akan berkelahi, namun saat bertemu di Maluku, Portugis dan Sanyol mencoba untuk menahan diri.


Pada 5 September 1494, Spanyol dan Portugal membuat perjanjian Saragossa yang menetapkan garis anti-meridian atau garis sambungan pada setengah lingkaran yang melanjutkan garis 1.170 kilometer dari Tanjung Verde. Garis itu berada di timur dari kepulauan Maluku, di sekitar Guam.


Sejak itulah, Portugis dan Spanyol berhasil membawa banyak rempah-rempah dari pelayarannya. Seluruh Eropa mendengar hal tersebut dan mulai berlomba-lomba untuk juga mengirimkan armadanya ke wilayah yang baru di selatan.


Ketika Eropa mengirim ekspedisi laut untuk menemukan dunia baru, pengertian antara perdagangan, peperangan, dan penyebaran agama Kristen nyaris tidak ada bedanya. Misi imperialisme Eropa ini sampai sekarang kita kenal dengan sebutan “Tiga G”: Gold, Glory, Gospel. Seluruh penguasa, raja-raja, para pedagang, yang ada di Eropa membahas tentang negeri selatan yang sangat kaya raya ini.


Mereka berlomba-lomba mencapai Nusantara dari berbagai jalur. Sayang, saat itu belum ada sebuah peta perjalanan laut yang secara utuh dan detil memuat jalur perjalanan dari Eropa ke wilayah tersebut yang disebut Eropa sebagai Hindia Timur. Peta bangsa-bangsa Eropa baru mencapai daratan India, sedangkan daerah di sebelah timurnya masih gelap.


Dibandingkan Spanyol, Portugis lebih unggul dalam banyak hal. Pelaut-pelaut Portugis yang merupakan tokoh-tokoh pelarian Templar (dan mendirikan Knight of Christ), dengan ketat berupaya merahasiakan peta-peta terbaru mereka yang berisi jalur-jalur laut menuju Asia Tenggara.


Peta-peta tersebut saat itu merupakan benda yang paling diburu oleh banyak raja dan saudagar Eropa. Namun ibarat pepatah,“Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga”, maka demikian pula dengan peta rahasia yang dipegang pelaut-pelaut Portugis.


Sejumlah orang Belanda yang telah bekerja lama pada pelaut-pelaut Portugis mengetahui hal ini. Salah satu dari mereka bernama Jan Huygen van Linschoten. Pada tahun 1595 dia menerbitkan buku berjudul Itinerario naer Oost ofte Portugaels Indien, Pedoman Perjalanan ke Timur atau Hindia Portugis, yang memuat berbagai peta dan deksripsi amat rinci mengenai jalur pelayaran yang dilakukan Portugis ke Hindia Timur, lengkap dengan segala permasalahannya.


Buku itu laku keras di Eropa, namun tentu saja hal ini tidak disukai Portugis. Bangsa ini menyimpan dendam pada orang-orang Belanda. Berkat van Linschoten inilah, Belanda akhirnya mengetahui banyak persoalan yang dihadapi Portugis di wilayah baru tersebut dan juga rahasia-rahasia kapal serta jalur pelayarannya.


Para pengusaha dan penguasa Belanda membangun dan menyempurnakan armada kapal-kapal lautnya dengan segera, agar mereka juga bisa menjarah dunia selatan yang kaya raya, dan tidak kalah dengan kerajaan-kerajaan Eropa lainnya.


Pada tahun 1595 Belanda mengirim satu ekspedisi pertama menuju Nusantara yang disebutnya Hindia Timur. Ekspedisi ini terdiri dari empat buah kapal dengan 249 awak dipimpin Cornelis de Houtman, seorang Belanda yang telah lama bekerja pada Portugis di Lisbon. Lebih kurang satu tahun kemudian, Juni 1596, de Houtman mendarat di pelabuhan Banten yang merupakan pelabuhan utama perdagangan lada di Jawa, lalu menyusur pantai utaranya, singgah di Sedayu, Madura, dan lainnya. Kepemimpinan de Houtman sangat buruk.


Dia berlaku sombong dan besikap semaunya pada orang-orang pribumi dan juga terhadap sesama pedagang Eropa. Sejumlah konflik menyebabkan dia harus kehilangan satu perahu dan banyak awaknya, sehingga ketika mendarat di Belanda pada tahun 1597, dia hanya menyisakan tiga kapal dan 89 awak. Walau demikian, tiga kapal tersebut penuh berisi rempah-rempah dan benda berharga lainnya.


Orang-orang Belanda berpikiran, jika seorang de Houtman yang tidak cakap memimpin saja bisa mendapat sebanyak itu, apalagi jika dipimpin oleh orang dan armada yang jauh lebih unggul. Kedatangan kembali tim de Houtman menimbulkan semangat yang menyala-nyala di banyak pedagang Belanda untuk mengikut jejaknya. Jejak Houtman diikuti oleh puluhan bahkan ratusan saudagar Belanda yang mengirimkan armada mereka ke Hindia Timur.

Inilah gambar bukunya :




0 komentar more...

Mengenal Demam Chikungunya

by Ardhi Subhan Afifi on Nov.22, 2009, under

Akhir-akhir ini masyarakat di Indonesia pada umumnya dikejutkan oleh adanya wabah penyakit demam yang menyerang semua pihak, baik pria maupun wanita, muda maupun tua, kaya maupun miskin, intelektual maupun buta huruf, pada pokoknya siapa saja bisa menderita demam yang menakutkan itu.


Sebenarnya demam semacam itu biasa saja terjadi, yaitu panas tinggi disertai dengan sakit nyeri seluruh persendian di tubuh, sehingga sulit menggerakkan tubuh bahkan sulit untuk berjalan maupun aktifitas sehari-hari. Orang yang menderita virus flu juga akan mengakibatkan gejala yang sama , apalagi kalau menderita flu “tulang”. Perbedaan yang terjadi adalah : pada jenis virus dan pembawa (vektor) penular penyakit dari orang satu ke orang yang lain. Apabila pada virus flu yang selama ini ramah dengan kita dapat menular secara langsung melalui udara dan kontak langsung dengan penderita flu, tetapi demam Chikungunya ditularkan hanya melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yaitu nyamuk kecil belang/berbintik hitam, yang kita kenal juga sebagai pembawa (vektor) penyakit demam Dengue , demam berdarah Dengue ( DHF = Dengue Hemorrhagic Fever ) maupun demam kuning (yellow fever).


Menurut WHO, demam Chikungunya termasuk penyakit menular yang disebabkan virus dan ditularkan nyamuk/serangga (Arthropods borne viral fever), dimana penyebabnya termasuk dalam virus Arbovirus Group A yaitu : Chikungunya (TH 35), Bebaru, Eastern equine, Mayaro (Uruma), Mucambo, O’nyong-nyong (Gulu), Pixuna, Ross fever, Semliki forest dan Sindbis yang kesemuanya ditularkan melalui nyamuk dan menyebabkan demam, encephalitis,demam berdarah maupun poliartritis. Demam Chikungunya telah lama menyebar di daerah beriklim panas di Afrika, Asia Tenggara dan Asia pada umumnya, sedangkan di Indonesia telah terdeteksi sejak tahun 1983 di Riau, Jambi, Pontianak, Jakarta, Yogyakarta dan lain-lain daerah yang dapat hidup nyamuk Aedes aegypti. Jadi demam ini tidak akan terjadi kalau tidak ada gigitan nyamuk Aedes aegypti sekaligus tidak ada sumber virus Chikungunya. Sehingga orang sangat mudah untuk menghindarinya dan jauh lebih mudah dari pada menghindari virus flu yang sangat mudah menular langsung lewat udara.


Bagaimana menghindari nyamuk Aedes Aegypti ?
Sebenarnya mudah, jika kita kenal baik siklus hidup dan cara hidup nyamuk ini. Siklus kehidupan nyamuk terdiri dari : Telur,biasanya menempel pada dinding wadah penyimpanan air yang lembab dan agak gelap, kemudian Larva/jentik nyamuk, hidup di wadah/tempat menyimpan air yang jernih: bak mandi, tempayan, ban bekas dll, lalu Kepompong yang hidupnya sama dengan larva tetapi bentuknya membulat, dan terakhir adalah Nyamuk dewasa yang suka menempel pada gantungan baju di kamar yang agak gelap, maupun barang yang agak gelap dimana saja. Mereka menghisap darah guna memenuhi kebutuhan perkembangan telur nyamuk (betina) itu.
Jadi resepnya : kenali tempat hidup serta bentuk jentik maupun nyamuk Aedes aegypti, bersihkan/kuras bak air dan bak mandi, buanglah wadah yang tidak berguna yang dapat berisi air di halaman kita, sinarilah kamar dan bukalah jendela kita dan hindari gigitan nyamuk dengan cara apapun. Ini sekaligus juga akan menghindari penyakit demam berdarah Dengue (DHF) yang menakutkan sekaligus mengerikan karena dapat menimbulkan kematian.


Pengobatan demam Chikungunya lebih sederhana karena tidak mematikan dan tidak menyebabkan perdarahan. Penderita demam Chikungunya memerlukan vitamin (B dan C) dan gizi (protein, lemak dan karbohidrat) yang baik, istirahat penuh di rumah dan usahakan untuk mengurangi gerakan fisik, niscaya 5-7 hari akan sembuh dan sehat kembali. Semoga kita dapat mewaspadainya.

The previous CDC SARS case definition (published March 29, 2003) has been updated to clarify that CDC's definition of travel to areas of suspected or documented community transmission of SARS includes airport transit.

Suspected Case:

Respiratory illness of unknown etiology with onset since February 1, 2003, and the following criteria:

1. Measured temperature greater than 100.4° F (greater than 38° C) AND

2. One or more clinical findings of respiratory illness (e.g. cough, shortness of breath, difficulty breathing, hypoxia, or radiographic findings of either pneumonia or acute respiratory distress syndrome) AND

3. Travel within 10 days of onset of symptoms to an area with documented or suspected community transmission of SARS (see list below; excludes areas with secondary cases limited to healthcare workers or direct household contacts)
OR
Close contact* within 10 days of onset of symptoms with either a person with a respiratory illness who traveled to a SARS area or a person known to be a suspect SARS case.

Travel includes transit in an airport in an area with documented or suspected community transmission of SARS

* Close contact is defined as having cared for, having lived with, or having direct contact with respiratory secretions and/or body fluids of a patient known to be suspect SARS case.

Areas with documented or suspected community transmission of SARS: Peoples' Republic of China (i.e., mainland China and Hong Kong Special Administrative Region); Hanoi, Vietnam; and Singapore

Note: Suspect cases with either radiographic evidence of pneumonia or respiratory distress syndrome; or evidence of unexplained respiratory distress syndrome by autopsy are designated "probable" cases by the WHO case definition.

Nyamuk yang menularkan demam berdarah dan cikungunya berasal dari keluarga yang sama, yakni Aedes aegypti dan Aedes albophilus. Demam berdarah mematikan, sedangkan cikungunya tidak, walau gejala awalnya hampir sama," katanya.
0 komentar more...

About Me

Foto saya
gue coba melihara blog kaya orang-orang. bukan karna gue mau ngikut-ngikut trend. sekedar cari kesibukan. sekalian gue belajar. ya ibaratnya gue menyelam sambil minum es jeruk.

Leave a comment

Video Gallery

Looking for something?

Use the form below to search the site:

Still not finding what you're looking for? Drop a comment on a post or contact us so we can take care of it!